RI Bidik Kerja Sama Pembangunan Perumahan Terjangkau di Provinsi Kusumu Kenya

Duta Besar Indonesia (Dubes RI) Nairobi, Hery Saripudin melakukan pertemuan dengan Gubernur Kisumu, Anyang’ Nyong’o di kantor Gubernur pada Selasa (16/3/2021). Lewat keterangan tertulis, Jumat, Dubes Hery menyampaikan bahwa pertemuan tersebut untuk membahas kerja sama pembangunan perumahan terjangkau. Indonesia menyatakan kesiapan untuk mendukung program pembangunan perumahan terjangkau di Kisumu.

“Indonesia memiliki sejumlah BUMN yang bergerak di bidang konstruksi dan telah berpengalaman menggarap proyek rumah murah, termasuk di Afrika,” ujar Dubes Hery, Jumat (19/3/2021). Dubes Hery menyampaikan bahwa Gubernur Nyong’o menyambut baik usulan kerja sama ini. Disebutkan bahwa program pembangunan perumahan terjangkau adalah salah satu fokus pemerintah Kenya.

Pembangunan perumahan merupakan bagian dari sebuah program urban renewal yang sedang giat dijalankan. Saat ini, masih terdapat banyak permukiman informal di Kisumu yang masih perlu ditata kembali. Dubes Hery mengatakan pengalaman BUMN RI dalam menjalankan proyek di Afrika juga menjadi poin yang menarik bagi Nyong’o.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kisumu sedang gencar melakukan penataan kota. Berbagai proyek dijalankan, seperti pelebaran jalur pejalan kaki, penataan kios dan perumahan tanpa izin, dan pembersihan area kota. "Saat ini Kisumu menjadi salah satu kota yang paling bersih dan tertata di Kenya," ujarnya.

Selain membahas mengenai peluang kerja sama pembangunan perumahan terjangkau, terdapat beberapa peluang kerja sama lainnya yang turut dibahas, seperti beasiswa dan pengembangan kapasitas dalam pemanfaatan eceng gondok. Mengenai beasiswa, Dubes Hery menawarkan kepada pelajar Kisumu agar dapat turut melanjutkan studi di Indonesia. Hery menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia membuka beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa dari negara negara berkembang, termasuk Kenya, untuk melakukan studi, dari jenjang sarjana hingga doktoral di Indonesia.

Kota Kisumu merupakan kota terbesar ketiga di Kenya (setelah Nairobi dan Mombasa), dan merupakan kota terpenting di wilayah barat Kenya. Berpenduduk sebanyak sekitar 610 ribu jiwa, kota tersebut memiliki posisi strategis di tepi danau Victoria. Posisi tersebut manjadikannya sebagai pelabuhan utama Kenya di danau Victoria.

Dari Kisumu, perdagangan dapat dilakukan dengan Tanzania, Uganda, Rwanda dan Burundi.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.