Ini Sepak Terjangnya di Dunia Militer Letjen Herindra Akan Berduet dengan Prabowo Pimpinan Kemenhan

Presiden Jokowi menunjuk Letnan Jenderal TNI Muhammad Herindra menjadi Wakil Menteri Pertahanan mendampingi Prabowo Subianto. Diketahui, posisi Wakil Menteri Pertahanan kosong setelah Jokowi menunjuk Sakti Wahyu Trenggono mengisi jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan. Letjen TNI Muhammad Herindra rencananya akan dilantik menjadi Wakil Menteri Pertahanan oleh Presiden Jokowi hari ini, Rabu (23/12/2020) bersama enam menteri baru yang sudah diumumkan sebelumnya.

Tak hanya itu, ia pun akan dilantik bersama empat wakil menteri lainnya. Setidaknya ada lima wakil menteri yang akan dilantik hari ini. "Lima orang," kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, Rabu, (23/12/2020).

Menurut Heru, para Wamen dilantik berbarengan dengan enam menteri baru yang pada Selasa kemarin diperkenalkan Presiden, yakni Tri Rismaharini, Wahyu Sakti Trenggono, Yaqut Cholil Qoumas, Sandiaga Uno, M.Lutfi, dan Budi Gunadi Sadikin. "Semua Wamen dilantik juga bersama para Menteri," katanya. Selain melantik Wamen, Presiden juga akan melantik tiga Kepala Lembaga.

Adapun nama nama Wamen dan Kepala Lembaga yang beredar akan dilantik yakni Letjen TNI Muhammad Herindra, Edward Komar Syarif Hiariz, Abdul Mu'ti, Dante Saksono Harbuwono, Harfiq Hasnul Qolbi, Pahala Nugraha Mansyuri, Irjen Petrus Reinhard Golose, dan Hartono Prawiraatmaja. Berikut profil Letjen TNI Muhammad Herindra; Dialnsir dari wikipedia, Letjen TNI Muhammad Herindra merupakan pria kelahiran Magelang, Jawa Tengah, 30 November 1964.

Ia saat ini menyandang jenderal bintang tiga dengan jabatan sebagai Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia. Perwira tinggi TNI AD tersebut menjabat sebagai Kasum TNI sejak 21 Oktober 2020. Herindra merupakan lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) 1987.

Ia merupakan prajurit TNI yang berpengalaman dalam bidang infanteri. Selama berdinas di TNI, Herindra banyak bergelut di pasukan khusus setelah dirinya menempuh pendidikan Komando. Semenjak dirinya menyandang pangkat Lenad dua hingga kapten, berbagai jabatan pernah diembannya.

Di antaranya Pa Org Lat Sima Grup II, Komandan Peleton di Grup 1/Para Komando, Komandan Unit 2 di Grup 1/Para Komando, Komandan Subtim 1 di Sat 81/Gultor, dan Komandan Tim 1 di Sat 81/Gultor. Kemudian, ia pun naik pangkat menjadi perwira menengah. Selama menjadi perwira menengag karirnya di TNI terus menanjak.

Berdasarkan catatan Wikipedia, 15 jabatan ia pernah duduki. Semenjak berpangkat Mayor, ia secara berturut turut mengisi jabatan Komandan Resimen 62 Yon 32 di Grup 3/Sandhi Yudha, Perwira Seksi 2 Yon 2/1/Grup 2 Kopassus, Kepala Urusan Latihan Khussus Staf Operasi Kopassus, Perwira Pelatih Sat 81/Gultor. Kemudian, ia naik pangkat menjadi Letnan Kolonel dan memegang jabatan secara berturut turut Komandan Detasemen Bannik Grup 5 Kopassus, Komandan Batalyon 52 Grup 5 Kopassus, Komandan Batalyon Bantuan Sat 81/Gultor, Perwira Pembantu Madya Pengamanan Staf Intelijen Kodam I/Bukit Barisan,Komandan Kodim 0303/Bengkalis, dan Wakil Komandan Resimen Taruna Akmil.

Lalu, karirnya semakin menanjak setelah dirinya menyandang pangkat kolonel. Jabatan yang pernah diemban saat dirinya berpangkat kolonel di antaranya Asintel Danjen Kopassus (2008), Asintel Kasdam Jaya (2009), Direktur Penelitian dan Pengembangan (Dirbinlitbang) Pusintelad, Pamen Denma Mabesad (Dik LN), Koorspri Kasad, kemudian menjadi Danrem 101/Antasari (2012 2013). Ia pun akhirnya menjadi perwira tinggi dengan pangkat Brigadir Jenderal.

Saat menyandang jenderal bintang satu sejumlah posisi strategis pun diemban dirinya di antaranya Wadanjen Kopassus (2013–2014) dan Kasdam III/Siliwangi (2015). Kemudian pada tahun 2015, ia diangkat menjadi Danjen Kopassus dengan pankat Mayor Jenderal TNI. Berselang satu tahun kemudian, pada 2016, ia dipercaya menjadi Pangdam III/Siliwangi (2016—2017) hingga akhirnya menduduki jabatan Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI (2017—2018).

Kemudian pada 2018, ia dipercaya menjadi Irjen TNI dan menyandang status perwira tingki berpangkat bintang tiga atau Letnan Jenderal TNI. Hingga akhirnya pada 21 Oktober 2020, ia diangkat menjadi Kasum TNI.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.